Oke, awal
cerita.. saya mendapatkan novel ini sebenarnya sudah cukup lama, tanggal 29
Desember 2015. Waktu itu, saya dan kakak saya menghadiri acara Kebumen Expo.
Alhamdulillah, kakak saya selalu berbaik hati. Saya dibelikan novel itu yang
bagi saya harganya tidaklah murah, bisa untuk beli bakso sekitar 7-8 mangkuk!
Wkwkwk
Dengan waktu
pembelian yang sudah cukup lama, entah kenapa, saya baru sempat membaca dan
menuntaskan novel ini, atau lebih tepatnya baru disempatkan. Maklum, sok sibuk.
Tapi, tak apa kan? Yang terpenting, novel itu saat ini sudah tuntas ku baca dan
Insha Allah banyak nilai-nilai penting yang dapat saya pelajari. Alhamdulillah.
Semoga bisa diaplikasikan di kehidupan nyata.
Novel ini
menceritakan tentang sosok seorang wanita sederhana, terlihat lemah dalam fisik
namun sejatinya, ia kuat dalam urusan hati dan iman keislamannya. Rania Timur
Samudra. Dibalut dengan sikap ramah, respect, penuh keoptimisan, sabar, dan
benar-benar pejuang masa depan dunia dan akhirat. Ibnu battutah. Salah satu
sosok yang sering didengungkan oleh ayah tercintanya sebelum ia tidur yang
mengakar kuat dalam hati dan fikiran. Sosok yang menjadi inspirasi bagi Rania
untuk terus melangkahkan kaki lebih jauh dan terlebih jauh lagi. Hingga pada
suatu titik, jiwa Ibnu Battutah perlahan merasuk dalam jiwa Rania.
Hebat! Rania
memang tidak memilik gelar sarjana, tapi ia memiliki banyak kesempatan untuk
merasakan hal-hal yang begitu tak terbayangkan. Bahkan oleh Rania sendiri.
Rania yang di masa kecilnya hidup miskin dan sakit-sakitan, ternya pada usia
dewasanya, ia mampu menginjakan kaki di beberapa negara dan puluhan kota-kota
luar biasa di dunia, hal yang tidak bisa dirasakan oleh banyak orang.
Dalam
perjalanannya, ia bertekad kuat untuk mendedikasikan semuanya untuk cita-cita
dan keluarganya. Tekad yang kuat. Hingga pada akhirnya, hadir sesosok lelaki
bernama Hyun Gwon. Lelaki asal korea yang berpenampilan cukup urakan namun
berhati menenangkan. Penampilan memang tidak selalu bisa dijadikan sebagai
barometer kepribadian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar