Pernahkah dalam hidup, kamu merasa terlalu lelah berada dalam perjalanan kehidupanmu dan ingin segera sampai tujuanmu ? Pasti pernah.
Engkau merasa, kau telah jauh melangkah untuk menjemput
impianmu, kau tlah lalui jalan berliku penuh batu, kau tlah hadapi jalanan
gelap tanpa penerangan, kau tlah lalui jalanan sepi sendiri, hanya engkau
disana. Kau merasa kau tlah pergi jauh untuk berjuang, namun mengapa tak
kunjung sampai? Kau pasti heran, bukan ? setelah banyaknya rintangan yang kau
lalui, mengapa buah tak kunjung Tuhan berikan ? manakah janji Tuhan ? manakah
keadilan Tuhan ? manakah pembuktian dari pepatah “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang
ke tepian” ? manakah pembuktian ayat Tuhan yang menyebutkan “setelah kesulitan
ada kemudahan” ?
Ssstt.. disaat-saat
sepeti itu, tepislah segala pertanyaan macam itu! Tetap percayakan dan serahkan
segalanya pada Tuhan. Percayalah, Tuhan Maha Adil. Dan tetap ingatlah
“everything comes to you at the right time, be patient and trust in the
process.”
Jangan terlalu cepat menyalahkan keadaan, apalagi menyalahkan
Tuhan. Kita hanya perlu berintropeksi.
Bisa jadi, semua itu terjadi karena kita
terlalu egois memilih jalanan yang kita lalui, (sudah disarankan lewat jalan
sana, malah lewat jalan yang itu).
Bisa jadi, kita terlalu abai dengan
nasihat-nasihat orang lain.
Bisa jadi, kita hanya fokus pada jalan yang kita
pilih dan mengabaikan jalan lain yang berkemungkinan besar lebih tepat dari
jalan kita pilih.
Bisa jadi, jalan yang kita pilih tidak diridhoi.
Atau bisa
jadi, Tuhan sedang mengajarkan kita arti perjuangan yang sesungguhnya dengan
membiarkanmu melewati jalan yang salah untuk kemudian menunjukan dan
mengantarmu pada jalan yang benar, yang diridhoi Tuhan dan orang-orang
terkasih-Nya.
Maka, cobalah lunakan sejenak kepalamu. Redamkan sejenak
egomu. Atur bara api semangatmu. Pekalah terhadap segala kode alam dari-Nya.
Banting setir! Ubah cara pandang. Pertimbangkan
nasihat-nasihat dari orang lain. Karena terkadang dalam hidup, ada beberapa hal yang tidak dapat dipaksakan, tidak perduli seberapa keras kita memperjuangkan.
Bismillah. Semoga Tuhan senantiasa membimbing dan meridhoi perjalanan
langkahmu menjemput impian-impianmu
*Ditulis oleh Windi Mulyani
Di Kebumen, malam Selasa, 26 September 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar