Maka pahamilah jejakku..
Karena mungkin, aku dulu pernah menginginkan dirimu.
Karena mungkin, aku dulu pernah menginginkan dirimu.
Ketika aku tak lagi terkagum denganmu,
Maka pahamilah jejakku..
Karena mungkin, aku pernah menulis tentang mu dalam setiap untaian doaku.
Maka pahamilah jejakku..
Karena mungkin, aku pernah menulis tentang mu dalam setiap untaian doaku.
Dan kini..
Ku tak ingin berharap banyak,
Karena ku tak ingin berpaling kepadaNya.
Ku tak ingin berharap banyak,
Karena ku tak ingin berpaling kepadaNya.
Wahai hati..
Simpanlah rasa ini,
Rasa kagum kepada seorang insan.
Dan jangan tergesa-gesa dalam memilih.
Simpanlah rasa ini,
Rasa kagum kepada seorang insan.
Dan jangan tergesa-gesa dalam memilih.
Wahai hati..
Tutuplah rapat perasaan ini,
Sampai tiba waktunya memilih,
Memilih yang terbaik untuk masa depan tiba.
Dan jangan biarkan perasaan ini,
Tutuplah rapat perasaan ini,
Sampai tiba waktunya memilih,
Memilih yang terbaik untuk masa depan tiba.
Dan jangan biarkan perasaan ini,
jatuh kepada insan yang hanya terlena menikmati keindahan dunia yang fana.
Ketika aku tak lagi terkagum denganmu,
Maka pahamilah jejakku..
Karena aku tak pernah memaksa hati untuk tetap bersama.
Cukuplah Allah menyatukan kita dalam cinta suci.
Maka pahamilah jejakku..
Karena aku tak pernah memaksa hati untuk tetap bersama.
Cukuplah Allah menyatukan kita dalam cinta suci.
Ketika aku tak lagi berharap,
Maka pahamilah jejakku..
Karena saat itu juga aku ikhlas kan semua yang terjadi.
Maka pahamilah jejakku..
Karena saat itu juga aku ikhlas kan semua yang terjadi.
Ketika aku tak lagi banyak bicara,
Maka pahamilah jejakku..
Karena mungkin, aku tak lagi memikirkan persoalan hati.
Sebab, ku tak ingin rasa ini melebihi cintaku kepadaNya.
Percaya akan janjiNya, dan seberapa yakin kita kepadaNya.
Maka pahamilah jejakku..
Karena mungkin, aku tak lagi memikirkan persoalan hati.
Sebab, ku tak ingin rasa ini melebihi cintaku kepadaNya.
Percaya akan janjiNya, dan seberapa yakin kita kepadaNya.
#pahamijejakku #duniajilbab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar